Showing posts with label Organisasi Komputer. Show all posts
Showing posts with label Organisasi Komputer. Show all posts

Thursday, February 07, 2013

ICT


CHAPTER 1
Introduction

a. Background
Application of information technology has been so rapid. Many things that benefit the user but also often brings unpleasant effects. Basically, information technology is intended to facilitate the life not the other way inconvenient or disturbing. Along with the development of IT in the community appears also the vision and culture in using IT. From here the potential for misplaced or negative because of lack of attention to early concepts of IT absorption.

b.      Problem Formulation
Here is the problem formulation ;
1.    What is the meaning of ICT ?
2.    What is the impact of ICT ?
3.    How to reduction the impact of ICT ?

c.       Purpose
1.      To understand about ICT
2.      To know the impact of ICT
3.      To know how to reduction the impact of ICT

d.      Significan
To increase our knowledge about ICT and how to aplied to our life

  
CHAPTER 2
Teoritical Freamwork

a.       Definition
Information and communications technology or information and communication technology, usually called ICT, is often used as an extended synonym for information technology (IT) but is usually a more general term that stresses the role of unified communications and the integration of telecommunications (telephone lines and wireless signals), intelligent building management systems and audio-visual systems in modern information technology. ICT consists of all technical means used to handle information and aid communication, including computer and network hardware, communication middleware as well as necessary software. In other words, ICT consists of IT as well as telephony, broadcast media, all types of audio and video processing and transmission and network based control and monitoring functions.

b.      Discussion
ICT or informations and communications technology is about digital information passing between devices. ICT development has changed every aspect to the human society.
The term ICT is now also used to refer to the merging (convergence) of audio-visual and telephone networks with computer networks through a single cabling or link system. There are large economic incentives (huge cost savings due to elimination of the telephone network) to merge the audio-visual, building management and telephone network with the computer network system using a single unified system of cabling, signal distribution and management. See VOIP and Intelligent Infrastructure Management (IIM). This in turn has spurred the growth of organizations with the term ICT in their names to indicate their specialization in the process of merging the different network systems.
Information and Communication Technologies for Environmental Sustainability (ICT Ensure) is a general term referring to the application of Information and Communication Technologies (ICTs) within the field of environmental sustainability. Information and Communication Technologies (ICTs) are acting as integrating and enabling technologies for the economy and they have a profound impact on our society. Recent changes in ICT affect as well the environmental sustainability regarding the Millennium Development Goal (MDG) set up to ensure environmental sustainability in this century. With the usage of new technologies the global community, can be supported in their collaboration to preserve the environment in the long term. New technologies provide utilities for Knowledge acquisition and awareness, early evaluation of new knowledge, reaching agreements and communication of progress in the interest of the human welfare. This includes ethical aspects of protecting human life as well as aspects of consumer safety and the preservation of our natural environment.
ICT also have the positive and negative impact for human society
·        Positive impact
-         The faster communication speed
In the past, need a long time to send a news. But now with internet, it be easier to send via email.
-         Saves time and is inexpansive cost of connection to the internet is relativy cheap
-         Has created the term paperless environment
-         Be an effective sharing of information

·        Negative impact
-         Social problem
People tend to choose online rather than real time conversations
-         Computer may harm the user if they use it in a long hours frequently
-         There are so many pornography, issues of spaming personal details by criminal, and using the information for all the wrong reasons
-         Economic criminal
  

CHAPTER 3
Closing

a.       Conclusion
ICT or informations and communications is redefining the economic, social, and cultural. But the impact of ICT is much more and futher reaching than any other technology invented so far.

b.      Recommandation
As has been discussion above, the recommandation is :
1.      The goverment should recognise the communication and knowledge are two interwined success factors.
2.      For the parents, keep our child from negative using information sand communications technology
3.      Back to ourself, how to use ICT the positive ways.

TCP/IP


TCP/IP

TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja. Protokol ini menggunakan skema pengalamatan yang sederhana yang disebut sebagai alamat IP (IP Address) yang mengizinkan hingga beberapa ratus juta komputer untuk dapat saling berhubungan satu sama lainnya di Internet. Protokol ini juga bersifat routable yang berarti protokol ini cocok untuk menghubungkan sistem-sistem berbeda (seperti Microsoft Windows dan keluarga UNIX) untuk membentuk jaringan yang heterogen.
Protokol TCP/IP selalu berevolusi seiring dengan waktu, mengingat semakin banyaknya kebutuhan terhadap jaringan komputer dan Internet. Pengembangan ini dilakukan oleh beberapa badan, seperti halnya Internet Society (ISOC), Internet Architecture Board (IAB), dan Internet Engineering Task Force (IETF). Macam-macam protokol yang berjalan di atas TCP/IP, skema pengalamatan, dan konsep TCP/IP didefinisikan dalam dokumen yang disebut sebagai Request for Comments (RFC) yang dikeluarkan oleh IETF.
Arsitektur TCP/IP tidaklah berbasis model referensi tujuh lapis OSI, tetapi menggunakan model referensi DARPA. Seperti diperlihatkan dalam diagram, TCP/IP merngimplemenasikan arsitektur berlapis yang terdiri atas empat lapis. Empat lapis ini, dapat dipetakan (meski tidak secara langsung) terhadap model referensi OSI. Empat lapis ini, kadang-kadang disebut sebagai DARPA ModelInternet Model, atau DoD Model, mengingat TCP/IP merupakan protokol yang awalnya dikembangkan dari proyek ARPANET yang dimulai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
Setiap lapisan yang dimiliki oleh kumpulan protokol (protocol suite) TCP/IP diasosiasikan dengan protokolnya masing-masing. Protokol utama dalam protokol TCP/IP adalah sebagai berikut:
  • Protokol lapisan aplikasi: bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), TelnetSimple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi stack protokol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBIOS over TCP/IP (NetBT).
  • Protokol lapisan antar-host: berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP).
  • Protokol lapisan internetwork: bertanggung jawab untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
  • Protokol lapisan antarmuka jaringan: bertanggung jawab untuk meletakkan frame-frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), MAN dan WAN (seperti halnya dial-up modem yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM)).
Berikut ini adalah layanan tradisional yang dapat berjalan di atas protokol TCP/IP:
  • Pengiriman berkas (file transfer)File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yang satu untuk dapat mengirim ataupun menerima berkas ke sebuah host di dalam jaringan. Metode otentikasi yang digunakannya adalah penggunaan nama pengguna (user name) dan password'', meskipun banyak juga FTP yang dapat diakses secara anonim (anonymous), alias tidak berpassword. (Keterangan lebih lanjut mengenai FTP dapat dilihat pada RFC 959.)
  • Remote login. Network terminal Protocol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer di dalam suatu jaringan secara jarak jauh. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut. (Keterangan lebih lanjut mengenai Telnet dapat dilihat pada RFC 854 dan RFC 855.)
  • Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem surat elektronik. (Keterangan lebih lanjut mengenai e-mail dapat dilihat pada RFC 821 RFC 822.)
  • Network File System (NFS). Pelayanan akses berkas-berkas yang dapat diakses dari jarak jauh yang memungkinkan klien-klien untuk mengakses berkas pada komputer jaringan, seolah-olah berkas tersebut disimpan secara lokal. (Keterangan lebih lanjut mengenai NFS dapat dilihat RFC 1001 dan RFC 1002.)
  • Remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program tertentu di dalam komputer yang berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yang terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu sistem computer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yang berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yang dapat dijalankan dalam system komputer yang sama dan ada pula yg menggunakan sistem Remote Procedure Call (RPC), yang memungkinkan program untuk memanggil subrutin yang akan dijalankan di sistem komputer yg berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah rsh dan rexec.)
  • Name server yang berguna sebagai penyimpanan basis data nama host yang digunakan pada Internet      (Keterangan lebih lanjut dapat dilihat pada RFC 822 dan RFC 823 yang menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yang bertujuan untuk menentukan nama host di Internet.)
Keunggulan TCP/IP adalah sebagai berikut:
1. Open Protocol Standard, yaitu tersedia secara bebas dan dikembangkan independen terhadap komputer hardware ataupun sistem operasi apapun. Karena didukung secara meluas, TCP/IP sangat ideal untuk menyatukan bermacam hardware dan software, walaupun tidak berkomunikasi lewat internet.
2. Independen dari physical network hardware. Ini menyebabkan TCP/IP dapat mengintegrasikan bermacam network, baik melalui ethernet, token ring, dial-up, X.25/AX.25 dan media transmisi fisik lainnya.
3. Skema pengalamatan yang umum menyebabkan device yang menggunakan TCP/IP dapat menghubungi alamat device-device lain di seluruh network, bahkan Internet sekalipun.
4. High level protocol standar, yang dapat melayani user secara luas.

Karena tidak ada perjanjian umum tentang bagaimana melukiskan TCP/IP dengan model layer, biasanya TCP/IP didefinisikan dalam 3-5 level fungsi dalam arsitektur protokol. Berikut merupakan bagan dari 5 layer dalam TCP/IP.
a) Physical Layer
Physical layer mendefinisikan karakteristik yang dibutuhkan hardware untuk membawa sinyal data transmisi. Hal hal seperti level tegangan, nomor dan lokasi pin interface, didefinisikan pada layer ini.
b) Network Access Layer
Protokol pada layer ini menyediakan media bagi system untuk mengirimkan data ke device lain yang terhubung secara langsung. Dalam literatur yang digunakan dalam tulisan ini, Network Access Layer merupakan gabungan antara Network, Data Link dan Physical layer. Fungsi Network Access Layer dalam TCP/IP disembunyikan, dan protokol yang lebih umum dikenal (IP, TCP, UDP, dll) digunakan sebagai protokol-level yang lebih tinggi.
Fungsi dalam layer ini adalah mengubah IP datagram ke frame yang ditransmisikan oleh network, dan memetakan IP Address ke physical address yang digunakan dalam jaringan. IP Address ini harus diubah ke alamat apapun yang diperlukan untuk physical layer untuk mentransmisikan datagram.
c) Internet Layer
Diatas Network Access Layer adalah Internet Layer. Internet Protocol adalah jantung dari TCP/IP dan protokol paling penting pada Internet Layer (RFC 791). IP menyediakan layanan pengiriman paket dasar pada jaringan tempat TCP/IP network dibangun. Seluruh protokol, diatas dan dibawah Internet layer, menggunakan Internet Protokol untuk mengirimkan data. Semua data TCP/IP mengalir melalui IP, baik incoming maupun outgoing, dengan mengabaikan tujuan terakhirnya.
d) Transport Layer
Dua protokol utama pada layer ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). TCP menyediakan layanan pengiriman data handal dengan end-to-end deteksi dan koreksi kesalahan. UDP menyediakan layanan pengiriman datagram tanpa koneksi (connectionless) dan low-overhead. Kedua protokol ini mengirmkan data diantara Application Layer dan Internet Layer. Programmer untuk aplikasi dapat memilih layanan mana yang lebih dibutuhkan untuk aplikasi mereka.
e) Application Layer
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini. Beberapa diantaranya adalah :
-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
-RIP, Routing Information Protocol, protokol routing.
-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
-NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.

Bahasa Assembly

Bahsa Assembly merupakan bahasa low level dan hanya setingkat diatas bahasa mesin. Bahasa ini dapat dibaca oleh manusia dan notasinya berbeda-beda tergantung arsitektur komputer yang digunakan. Notasinya menggunakan pola bit-bit (bit adalah rangkaian bilangan biner) tertentu yang merupakan kode operasi mesin. Biasanya disebut mnemonics.
Assembly bisa diketik dalam berbagai teks editor, misal : BC, TC, TURBO, Notepad, EDIT, dll. Yang pasti harus disimpan dalam format .ASM dan harus dikompilasi .OBJ dan kemudian di link menjadi executable file .exe/.com agar bisa dijalankan.
Assembly memiliki kelebihan :
* hasil dari program memiliki kecepatan tinggi
* file program ukurannya kecil
* wadah menyalurkan bakat pengoperasian langsung akses ke sistem komputer, karena langsung pemahaman bahasa mesin



"Sistem Komputer" (buku)

Register, Interupt, Struktur CPU


1.        Jelaskan struktur CPU dan bagiannya ?
2.        Komputer generasi 5 ?
3.        Interupt dan jelaskan ?
4.        Register dan jelaskan ?
5.        FC3(16) = .................(10) ....................(2) .................(8) ?

Jawaban :
1.        Struktur CPU dan bagiannya
Unit Processing Unit berperanan untuk memproses arahan, melaksanakan perhitungan dan menagemen informasi ke sistem komputer.  Dalam arsitektur komputer von Neumann yang  asli dia menjelaskan ALU sebagai pusat pengolah data dan CU sebagai pengomtrol kerja komputer yang terletak pada CPU.
ALU (Arithmatic Logic Unit) adalah alat yang melakukan pelaksaaan aritmatika, logistik, dan perbandingan.
CU (Control Unit) menyimpan perintah sementara yang dilakukan komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanakan dan mengambil kembali informasi dari memori, dan sebaliknya.
Namun sekarang komponen utama CPU terdiri atas 4 unit
a.       ALU
·         Bertugas membentuk fungsi-fungsi pengolahan data komputer
·         Sering disebut sebagai bahsa mesin karena bagian ini mengerjakan instruksi bahasa mesin
·         Terdiri dari dua bagian yaitu unit aritmatik dan logika Boolean yang memiliki spesifikasi tugas tersendiri.
b.      CU
·         Mengontrol operasi CPU dan mengontrol komputer sehingga terjadi sinkronisasi kerja antar komponen dalam menjalankan fungsi-fungsi operasi.
·         Mengambil instruksi dari memori utama
c.       Registers (top level memory)
·         Media penyimpanan internal CPU yang digunakan saat proses pengolahan data
·         Memori ini bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat diolah untuk diproses selanjutnya.
d.      CPU Interconnections
·         Sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal dan bus eksternal CPU
·         Komponen internal CPU yaitu ALU, CU, dan register
·         Komponen eksternal CPU yaitu memori utama, piranti masukan, dan keluaran

2.        Komputer generasi 5
Komputer generasi ke-5 merupakan salahsatu proyek sistem Jepang yang menggunakan perhitungan pengolahan paralel secara besar. Jepang mengkonsepkan komputer ini seperti film “2001:Space Odyssey” dimana komputer diprogram sehingga dapat medekati pemikiran manusia, bahkan mampu mengolah dirinya sendiri mengalahkan pemikiran manusia.
Generasi ke-5 ditandai dengan munculnya LSI ( Large Scale Integrations) yang merupakan pemadatan ribuan microprocessor.

3.        Interupt
Intterupt atau interupsi adalah proses dalam komputer untuk meminta dilayani oleh mikroprocessor sesuai dengan tingkat prioritasnya yang telah diatur sedemikian rupa oleh sistem hardware computer. CPU banyak melaksanakan routin untuk melakukan pelayanan pemrosesan ataupun koordinasi kepada IC penunjang atau chipset dan peripherals pada saat diperlukan. Interupsi dilakukan demi peningkatan efisiensi operasi CPU. Selain pada CPU, interupsi bisa dilakukan pada software yaitu interupsi BIOS dan DOS.
Penanganan interupsi :
·         Controller mengirimkan sinyal interupsi melalui interupt request line
·         Sinyal dideteksi oleh processor
·         Processor menyimpan data tentang keadaan state
·         Processor mengidentifikasi penyebab interupsi dan mengakses tabel vektor interupsi untuk menentukan interupt handler
·         Transfer kontrol ke interupt handler
·         Setelah interupsi berhasil diatasi, processor akan kembali keadaan semula

4.        Register
Register adalah sebuah tempat penampungan sementara untuk data-data yang akan diolah oleh processor, dan dibentuk oleh 16 titik elektronis didalam chip mikroprocessor itu sendiri. Dengan adanya tempat penampungan data sementara ini, proses pengolahan data akan jauh lebih cepat. Register tersebut sebagai register internal dan terdiri dari 14 register dan keseluruhan terbagi dalam bebrapa jenis, yaitu :
·         Register segment
·         Register data
·         Register pointer
·         Register index
·         Register status

5.        FC3(16) = .................(10) ....................(2) .................(8)
FC3(16) = F x 162 + C x 161 + 3 x 160
           = 15 x 162 + 12 x 161 + 3 x 160
             = 3840 + 192 + 3
      = 4035(10)
4035 : 2 = 2017  sisa 1
2017 : 2 = 1008  sisa 1
1008 : 2 = 504    sisa 0
504 : 2 = 252      sisa 0
252 : 2 = 126   sisa 0
126 : 2 = 63     sisa 0
63 : 2 = 31       sisa 1
31 : 2 = 15       sisa 1
15 : 2 = 7         sisa 1
7 : 2 = 3           sisa 1
3 : 2 = 1           sisa 1
1

4035(10) = 1111 1100 0011(2)
1111 1100 0011(2) = 7703(8)
111 = 7
111 = 7
000 = 0
011 = 3


community.gunadarma.ac.id/user
http://marlika.wordpress.com/ilmu-komputer/sejarah-komputer/generasi-5/